Pasal 149 Ayat (2) KUHP "Penerima suap dalam pemilu juga dipidana" pasal ini bagus diterapkan jika uang suap tersebut memang berakibat penerima suap mau memilih pilihan sesuai keinginan penyuap...jangan sampai menjadi bumerang jika penyidik tidak hati2, saksi yang menerima suap yang punya itikat baik untuk melaporkan tindak kejahatan ke penyidik malah justru rawan berstatus Tersangka jika penyidik tidak mampu melihat itikad baik saksi penerima suap..perlu penjelasan secara jelas siapa yang berhak mendapatkan status (whistleblower). penyidik harus jeli kalaupun perlu datangkan saksi ahli dalam menentukan (whistleblower). whistleblower adlh orang yang mengetahui atau menemukan suatu hal yang dapat membantu mengungkap tindak pidana yang telah terjadi dan melaporkan hal tersebut kepada penegak hukum dan hal tersebut diatur di dalam UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban...Hal ini penting krena faktanya selama ini saksi bnyak takut dengan ketentuan Pasal 149 Ayat (2) KUHP!
Menulis bagi Kalangan Mahasiswa
Minggu,02September Diposting oleh Bita Gadsia (Princess Azoka) di 18.14
Kebutuhan menulis artikel
bagi kaum mahasiswa terus mengalami fluktuasi akan penting dan
tidaknya dari segi pandangan kaum intelektual itu sendiri. Jika
dilihat, kaum mahasiswa berada dalam strata teratas sebagai keyholder
untuk pemimpin-pemimpin bangsa berikutnya. Harapan-harapan terbesar
ditangguhkan di belakang pundak mahasiswa sebagai kalangan elit yang
terpelajar. Apalagi dalam kehidupan mondialisme yang sarat akan
individualitas dan egoisme seperti sekarang ini kurang bijaksanalah
jika harapan-harapan itu lalu ditelikung dan dihamparkan dalam wujud
demo-demo jalanan begitu saja. Jejak-jejak kaki yang turun ke jalan
menjadi tak berharga di zaman krisis energi sekarang ini tanpa
disertai balutan karya-karya fisik dan nyata dari kaum mahasiswa demi
membantu kehidupan kaum menengah ke bawah di Indonesia. Dalam sebuah
penelitian disebutkan bahwa sebagian persyaratan umum untuk dapat
meraih beasiswa / pendidikan di luar negeri tidak lain dinilai dari
prestasi karya-karya ilmiah yang dihasilkan bukan dari kemampuan
softskillnya. Untuk itu, sudah bukan omong kosong lagi jika kesadaran
berbahasa yang diwujudkan dalam bentuk keterampilan menulis harus
semakin digalakkan. Lebih baik lagi jika karya-karya tersebut
disalurkan ke media massa dan cetak. Soal sulit atau mudah dalam hal
tulis-menulis pada dasarnya setiap insan telah diberi kemampuan untuk
menulis, tinggal kita mau mengolahnya apa tidak. Jika kepiawaian
menulis dalam lingkup mahasiswa terpelihara, tidaklah mustahil jika
nantinya akan banyak ide-ide realistis yang dengan mudah tertuang
dalam jurnal-jurnal ilmiah dan dapat dikembangkan lebih lanjut secara
nyata dengan dukungan dan peran serta dari pemerintah dan masyarakat
luas.
Cinta Akhir Hayat
Sabtu,01September Diposting oleh Bita Gadsia (Princess Azoka) di 03.08 Label: cerita inspiratif, cinta akhir hayat, kata motivasi, treatmen novel cinta
Kisah ini tentang
sebuah pengorbanan cinta seorang wanita terhadap laki-laki yang sangat dicintainya
hingga ia rela kehilangan nyawanya demi sosok yang sangat dicintainya itu.
Diawali dengan kisah Arman, laki-laki kaya yang tampan, keren, cool dan Cyntia,
wanita yang cantik, tinggi semampai, dan pintar. Sejak pertemuan pertama di
kampus, Cyntia sudah menaruh hati pada Arman. Ia jatuh cinta pada sifat dan
kelakuan Arman yang begitu baik. Ia pun melakukan segala cara untuk berusaha mendapatkan
hati Arman. Walaupun Arman tidak terlalu tertarik pada Cyntia, namun akhirnya
Arman mau menerima cintanya karena kasihan kepada Cyntia yang tak kenal lelah
mengejar-ngejarnya setiap hari. Cyntia sangat berterima kasih kepada Arman dan
berjanji tidak akan menyia-nyiakan harapan cinta tersebut. Cyntia tipe gadis
yang dapat memahami dengan baik sifat Arman yang memang tak mudah jatuh cinta
terhadap wanita dan selalu dingin kepada semua wanita kecuali pada Cyntia. Setiap
hari tak pernah dilewatkan satu hari pun kecuali untuk hanya membahagiakan
Arman. Namun lambat laun hubungan mereka merenggang semenjak kemunculan pihak
ketiga yakni Yulia yang merupakan gadis yang sangat cantik sekretaris baru yang
bekerja di kantor Dimas, kakak kandung Arman. Dimas dan Arman merupakan saudara
yang sangat dekat. Mereka berdua saling menghargai dan jarang sekali
bertengkar. Arman sangat menghormati Dimas sebagai kakaknya sehingga kerap kali
ia berani berkorban demi membuat kakaknya senang. Dimas pada awalnya berbaik
hati menolong Yulia karena Yulia merupakan satu-satunya tulang punggung di
keluarganya, namun lama-lama ia jatuh hati juga pada Yulia sebab gadis itu
tidak hanya cantik namun juga baik. Hal yang sama juga terjadi pada Arman. Saat
Yulia sedang berada di rumah Dimas untuk mengumpulkan berkas-berkas yang
diminta Dimas, disaat itulah Arman dan Yulia bertemu untuk pertama kalinya.
Mereka saling bertatap pandang dan saling mengobrol. Arman dan Yulia pun merasa
ada kecocokan satu sama lain. Arman tak dapat memungkiri bahwa ternyata Yulia
memang lebih cantik dan lebih lembut dibandingkan Cyntia yang emosian dan mudah
marah. Yulia juga memiliki semua sifat yang selama ini diidam-idamkan Arman. Selain
cantik, Yulia juga lembut, baik, dan pintar, serta berambut panjang nan indah sehingga
Arman pun semakin jatuh hati pada Yulia. Diam-diam, Yulia juga memendam perasaan
yang sama kepada Arman. Semakin hari hubungan keduanya bertambah akrab tanpa
sepengetahuan Dimas. Melihat kenyataan itu, Cyntia sangat kesal terhadap Yulia
yang merupakan penyebab utama renggangnya hubungannya dengan Arman. Karena rasa
cinta yang begitu dalam, Cyntia lalu melakukan apa saja dibantu dengan Rio,
temannya yang diam-diam juga suka kepada Cyntia, demi memisahkan keduanya dan
mengembalikan Arman di sisinya. Setiap hari Cyntia selalu merencanakan rencana-rencana
jahat supaya Yulia celaka namun selalu gagal. Lambat laun Arman mengetahui
kebusukan dan sifat jahat Cyntia, ia pun sangat marah dan malas berhubungan
lagi dengan Cyntia. Mendengar keputusan Arman, Cyntia memohon-mohon kepada
Arman sambil menangis-nangis agar Arman mau menerima cintanya kembali, namun
Arman sudah terlanjur ilfeel pada Cyntia. Cinta Arman dan Yulia pun semakin erat,
mereka lalu menjalin hubungan yang lebih serius dengan berpacaran. Namun disaat
itu juga, Dimas memberanikan diri untuk menyatakan cintanya kepada Yulia dan
ingin segera menikahinya. Yulia sangat syok dan kaget mendengar ungkapan hati
Dimas. Ia sangat bingung dengan 2 pilihan yang sedang dihadapinya. Di satu sisi
ia merasa telah menemukan cinta sejatinya yakni Arman, namun di sisi lain ia akan
merasa sangat bersalah jika sampai menolak cinta Pak Dimas, sosok yang telah
banyak menolong dan membantu keluarganya itu. Ia lalu memutuskan untuk bertemu
Arman dan menceritakan semuanya kepadanya. Arman sangat kaget mendengar
pernyataan Yulia kalau ternyata Dimas kakaknya sendiri juga telah memendam
perasaan yang begitu dalam terhadap Yulia. Ia sangat bingung namun tak dapat
memberi solusi apa pun. Yulia yang merasa tidak mendapat kepastian yang jelas
dari Arman sedih sekali dan memutuskan untuk menerima cinta Dimas. Yulia dan
Dimas akhirnya resmi bertunangan. Pada suatu siang di apartemen milik Dimas,
Arman datang untuk menemui ingin berbicara dengan Yulia bahwa ia juga akan
mengorbankan cintanya itu demi kakaknya. Dan sebagai ungkapan terakhir dari
lubuk hatinya yang paling dalam Arman memberanikan diri mencium pipi Yulia,
namun justru saat itulah Dimas tiba-tiba datang dan sangat terkejut melihat
tingkah laku keduanya itu. Ia sangat marah kepada Arman, adik yang selalu
disayanginya selama ini. Ia tidak menyangka Arman adiknya sendiri tega
mengkhianati dan merebut kekasihnya. Arman kemudian segera menyusul Dimas yang
pergi dengan emosi yang sangat tinggi, ia takut terjadi apa-apa dengan Dimas.
Namun ia terlambat, beberapa jam kemudian Dimas mengalami kecelakaan dengan
mobilnya di jalan. Arman sangat menyesal dengan perbuatan yang telah
dilakukannya itu, namun untunglah Dimas baik-baik saja dan hanya cedera kecil. Di
rumah sakit, Arman menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya sambil menangis
dengan menampik memiliki hubungan yang special dengan Yulia karena ia tahu jika
ia menceritakan hal yang sebenarnya Dimas akan kembali berkorban untuk Arman.
Arman tak mau hanya karena wanita hubungan persaudaraan mereka menjadi
renggang. Kakaknya berhak untuk mendapatkan wanita sebaik Yulia. Akhirnya Dimas
dan Arman pun berbaikan dan berjanji tidak akan mengungkit-ungkit masalah ini
lagi. Cyntia yang sudah tidak mendapat halangan dari hubungannya dengan Arman
pun kembali mengusahakan untuk dapat merebut cinta Arman kembali. Lambat laun, Arman
akhirnya bersedia membuka hatinya lagi untuk Cyntia asalkan Cyntia mau mengubah
sifatnya menjadi wanita yang lebih baik lagi. Hubungan Cyntia dan Arman pun menjadi
semakin akrab, tatkala Cyntia berhasil mengubah dirinya menjadi sosok yang
lebih lembut dan sangat perhatian kepada Arman. Arman lama-lama mulai dapat
mencintai Cyntia walaupun sedikit demi sedikit. Beberapa tahun kemudian, Dimas
dan Yulia pun menikah dan dikaruniai anak. Begitu juga dengan Arman, ia mau
menikahi Cyntia dan menerima Cyntia apa adanya. Cyntia senang sekali dan berterima
kasih kepada Arman. Ia pun mulai memfokuskan untuk membahagiakan Arman. Namun
saat-saat itu juga cinta Rio kepada Cyntia semakin bertambah besar, dengan
pikatan-pikatan maut Rio, Cyntia pun tak dapat memungkiri bahwa sebenarnya ada
sebagian kecil bagian hatinya yang telah diberikan untuk Rio yang selama ini
telah bersedia menemani hari-harinya yang sepi di saat Arman tak
memperdulikannya. Namun melihat Arman yang sudah berpaling kepadanya, Cyntia berusaha
untuk melupakan Rio walaupun sulit sekali. Hari-hari selanjutnya, Arman sering
merasa pusing dan sering jatuh dengan tiba-tiba lalu pingsan. Ia pun
memeriksakan dirinya ke dokter dan syok melihat hasil diagnosa dokter yang
menyatakan bahwa dirinya sudah mengidap penyakit kanker otak stadium akhir. Arman sengaja menyembunyikan penyakitnya itu dari Cyntia agar tidak membebaninya. Namun di
saat-saat itu juga, Cyntia malah semakin memberikan harapan pada Rio. Merasa
tidak diperhatikan, Arman pun menceritakan penyakit dan semua masalah yang
dihadapinya kepada Yulia. Yulia sangat sedih melihat kondisi dan keadaan Arman sekarang.
Ia juga tahu bahwa cinta Arman kepada Cyntia sudah mulai tumbuh namun justru
sekarang Cyntia yang tidak peduli. Setiap ada masalah, Arman selalu bercerita
kepada Yulia. Suatu hari, Cyntia pun memergoki suaminya sedang duduk berdekatan
dengan Yulia. Ia sangat kesal mengapa Yulia masih nekat berhubungan dengan
suaminya. Ia pun merencanakan sesuatu untuk mencelakai Yulia lagi. Diundangnya
Yulia ke sebuah rumah untuk disiksa dan diberi peringatan. Namun sebelum Cyntia
berhasil melukai Yulia, Yulia menceritakan semua yang sebenarnya dialami oleh Arman
termasuk perihal Arman yang sekarang sudah sangat begitu mencintai Cyntia dan telah
melupakan perasaannya pada Yulia. Cyntia pun sangat kaget mendengar pernyataan
Yulia. Ia pun langsung memutuskan hubungannya dengan Rio yang sebenarnya hanyalah
terbawa nafsu belaka. Setelah pulang ke rumah dilihatnya suami yang sangat ia
cintai tersebut sudah terbaring lemah tak berdaya. Mulutnya membiru dan
terlihat kesakitan. Cyntia sangat menyesal dengan apa yang telah dilakukannya
kepada Arman dan berjanji akan membahagiakan Arman seperti janti-janjinya dulu.
Cyntia menangis sejadi-jadinya di samping Arman. Arman pun telah memaafkan
Cyntia dari dulu. Di detik-detik terakhir, Arman mencium kening Cyntia dan akhirnya
meninggal dengan tenang. Cyntia tak kuasa menahan air matanya melihat Arman
yang sudah tak bergerak. Ia berusaha membangunkannya berulang kali tak percaya
sosok yang diinginkannya itu meninggalkannya begitu cepat. Cyntia yang masih
syok dengan kepergian Arman terus menangis sejadi-jadinya sampai akhirnya ia
kesulitan bernafas dan seketika itu meninggal dengan kepala tersandar di atas
tubuh Arman. Begitu besar cinta Cyntia
kepada Arman hingga tak sebanding dengan singkatnya kebersamaan mereka yang
harus terpisah oleh ajal. Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.
Yang kita sukai belum tentu baik, dan yang tidak kita sukai bisa jadi dapat
mengorbankan perasaan dan tenaganya yang lebih untuk diri kita. Cinta mereka
akan tetap abadi di surga. Ini saja ide saya untuk novel yang akan anda
rilis, semoga dapat menginspirasi.
Press YourSelf On The Top
Kamis,30Agustus Diposting oleh Bita Gadsia (Princess Azoka) di 22.49 Label: jadilah yang terbaik, kata bijak, kata motivasi, motivasi berwarna, press yourself on the top
-Ketika mereka sedang sibuk berbicara,aku sedang sibuk berpikir membuat mimpiku terjadi,
ketika mereka sedang sibuk mengejek, aku sedang sibuk berjalan mengusahakannya,
ketika mereka sedang sibuk tertawa, aku sedang sibuk berlari meraihnya.
-Samalah dengan yang hebat, berbedalah dari yang buruk.
Manusia hidup di dunia
tidak lepas dari perkataan dan penilaian orang lain. Tapi hanya terdapat
segelintir orang saja yang ‘tahu’ dan ‘benar’ yang selalu berjalan di atas
kebenaran dan aturan Penciptanya. Akibatnya kebanyakan orang tumbuh atas penilaian
orang lain dan menuruti kata-kata yang belum tentu kebenarannya dari orang
lain. Berdasarkan fakta-fakta itulah muncul 3 tipe orang yakni pembenci, orang
yang menyertakan (menyenangkan/ menuruti) pembenci dalam hidupnya, dan
orang-orang yang benar. Orang-orang yang benar tidak akan pernah berprinsip ‘just be
yourself’ sebab yang kita lakukan tidaklah 100% benar, oleh karena itu mereka
terus berusaha memperbaiki diri dalam segala
urusan untuk mencapai penghidupan yang lebih baik. Banyak orang yang memiliki
impian dan cita-cita yang tinggi, tapi sedikit saja yang bersungguh-sungguh
meraihnya dengan cara-cara yang benar yakni cara-cara dengan tidak mengupayakan
segala cara untuk mendapatkan sesuatu demi dimuliakan
oleh Penciptanya di kemudian hari. Kebanyakan orang-orang tersebut (orang yang
tidak bersungguh-sungguh) selalu merelakan dirinya untuk diisi dan merespons
hal-hal negatif dari pembenci-pembenci yang dengan sukarela menyebarkan
benih-benih kebencian, iri, dengki, kesombongan, kekasaran hati, dan
sifat-sifat yang mengundang ‘kemiskinan’ setiap harinya, sehingga mengakibatkan
pemimpi-pemimpi yang belum menemukan jalan yang benar tersebut akan
tersesat dan tersendat-sendat dalam mencapai mimpinya, sulit sekali untuk move up dalam
mencapai pribadi yang lebih baik lagi, contohnya pemimpi yang mudah galau,
sedikit-sedikit menyerah, tidak suka merawat dirinya dengan benar, suka iri, dengki, mudah marah
dan bersedih. Padahal setiap masalah yang dihadirkan seharusnya akan menguatkan
pribadi tersebut, sebab sesungguhnya ia direncanakan untuk menjadi pribadi yang besar tapi ia menolak. Dan sesungguhnya tanpa masalah, diri kita tidak akan pernah menguat. Orang-orang yang baik hatinya dan benar akan berpikir, berkata, dan bertindak yang baik-baik saja dan
benar, ‘mengupayakan dengan melakukan’ cara-cara yang benar yang disetujui
Tuhannya dalam meraih cita-citanya. Itulah mengapa orang-orang ini akan merasa
rugi jika menggunakan setiap detik waktunya untuk ‘berbicara hal-hal yang tidak baik
dan tidak penting tentang orang lain
maupun kehidupan’ sehingga ia memilih untuk diam atau berbicara yang baik-baik
saja, lalu segera bekerja keras memaksimalkan pikiran dan tenaganya dalam
meraih cita-citanya. Orang-orang ini juga akan merasa rugi jika
menggunakan waktunya untuk selalu mengejek dan menertawakan orang lain,
sehingga ia memilih untuk berlari menyegerakan kesuksesannya untuk menjadi yang
terbaik dalam profesi apa pun, sebab ia tahu seorang pembenci tidak akan pernah
dikaruniai kedamaian hati dalam hidupnya dan akan terus mencari-cari kesalahan
dan kekurangan orang lain untuk membaikkan dirinya sendiri di tengah dirinya yang penuh dengan
kekurangan. Pembenci tidak akan pernah dapat muncul di depan layar, melainkan
hanya terus sibuk membicarakan orang yang direndahkan tersebut di belakang. Orang-orang yang rezekinya baik tidak akan pernah sempat mengurusi
pembenci-pembenci yang tidak akan pernah selesai membangun kehidupannya sendiri karena
rezekinya yang selalu buruk. Untuk meraih kesuksesan memang tidaklah mudah, diperlukan
kerja keras yang tinggi, keyakinan, kesabaran dan hati yang kuat. Oleh karena itu, untuk mencapai hasil terbaik, perlu dibangunkan
raksasa tidur dalam diri masing-masing individu agar tidak mudah putus asa
dalam merealisasikan keinginannya. Cukup baik adalah lawan dan musuh terbesar
dari yang terbaik sehingga harus dihindari. Orang-orang yang benar akan selalu
berusaha mendapat hasil yang terbaik dan tingkatan tertinggi dalam profesi apa
pun sehingga ia akan menggunakan setiap masalah yang telah diselesaikannya
untuk dapat naik, naik, dan naik agar dapat sampai di atas. Untuk itu, samalah
dengan yang hebat dan bersinarlah di antara yang buruk. Because just be on the
‘top’, we can see the whole view. Hanya dengan berada di posisi teratas, kita akan tahu hal yang telah benar-benar kita capai, hal yang telah benar-benar kita lakukan, bahkan kita akan mendapatkan inspirasi-inspirasi baru tentang hal-hal yang baru
yang dapat kita segera rencanakan dengan cara-cara yang baik dan benar untuk meraihnya
dalam posisi terbaik. Kritikan adalah batu besi yang dilemparkan orang kepada kita,
seharusnya itu tidak akan melemahkan kita namun sebaliknya, yang harus kita lakukan adalah dengan menangkap
lalu menyusun batu-batu besi tersebut sebagai tempat pijakan-pijakan kita,
sehingga kita bisa menaikinya dalam melangkah untuk mencapai posisi yang paling tinggi.
Oleh karena itu, janganlah cepat putus asa dan mudah menyerah dalam menghadapi
kehidupan dan mencapai cita-cita setinggi apa pun, tetapi cepatlah bertindak
dan gunakan setiap detik waktumu untuk mengasah, mengasah, dan terus mengasah.
Jalani harimu dengan penuh kesadaran dan kerja keras. Dengan itu semua, insya
Allah kita akan menjadi yang terbaik dalam profesi apa pun, dibaikkan rezekinya
oleh Sang Mahakuasa sehingga dapat menjadi khalifah / pemimpin yang baik dan
benar yang dapat membaikkan kehidupan sesama dan umat banyak. Amin.
Jadilah pribadi yang sederhana tapi dampaknya tidak sederhana bagi umat banyak.
Jadilah pribadi yang tetap ceria dan senang dalam seburuk-buruknya perasaan.
Jadilah pribadi yang cepat bertindak dalam meraih impian. Sehingga jawaban
atas quote keinginan harus berada di bawah kemampuan bukanlah dengan mencapai
keinginan semampu kita tetapi dengan memampukan diri kita untuk mencapai
keinginan yang tinggi tersebut.
Motivasi Berwarna untuk marsudiyanto.net
Menampilkan Nilai Variabel
Selasa,07Agustus Diposting oleh Bita Gadsia (Princess Azoka) di 22.55 Label: fungsi output visual basic 2010, fungsi write, fungsi writeLine, menampilkan nilai variabel, programming vb, variabel pada vb, vb, visual basic 2010
Menampilkan
Nilai Variabel
Visual
Basic 2010 menyediakan fasilitas untuk dapat mendeklarasikan variabel
dengan atau tanpa tipe data. Mengenai cara dan bentuk pendeklarasian
variabel dengan atau tanpa tipe data ini akan dibahas pada
artikel-artikel selanjutnya. Sekarang kita akan berfokus pada cara
menampilkan variabel tersebut ke dalam layar console. Terdapat
beberapa cara dalam menuliskan code di dalam fungsi Write maupun
fungsi WriteLine sehingga nanti dapat menampilkan variabel yang
sebelumnya telah dideklarasikan tersebut. Untuk lebih jelasnya, dapat
dipahami melalui contoh program berikut.
Source
code:
Module
Variabel
Sub
Main()
'mendeklarasikan
variabel bernama var dengan tipe data string
Dim
var As String = "Welcome to Visual Basic"
'menampilkan
isi variabel var dengan fungsi WriteLine
Console.WriteLine(var)
'menampilkan
dengan penambahan operator &
Console.WriteLine("Cara
pertama" & var)
'menampilkan
dengan penambahan operator +
Console.WriteLine("Cara
kedua" + var)
'menampilkan
dengan string terformat menggunakan index
Console.WriteLine("Cara
ketiga {0}",var)
Console.ReadKey()
End
Sub
End
Module
Screenshot program:
Hasil
Eksekusi Program:
Welcome
to Visual Basic
Cara
pertama Welcome to Visual Basic
Cara
kedua Welcome to Visual Basic
Cara
ketiga Welcome to Visual Basic
Memahami Perbedaan Fungsi Write dan WriteLine pada Visual Basic 2010
Selasa,07Agustus Diposting oleh Bita Gadsia (Princess Azoka) di 10.39 Label: fungsi write, fungsi writeLine, programming vb, vb, visual basic 2010
Memahami Perbedaan Fungsi
Write dan WriteLine pada Visual Basic 2010
Untuk menjadi seorang
programmer profesional intinya harus banyak latihan coding. Untuk
itu, dalam memahami perbedaan penggunaan fungsi Write dan Writeline
amati dalam dua contoh program berikut dan coba praktekkan pada
halaman project anda.
Menampilkan Output
Program pada Layar dengan Fungsi Write
Source code:
Module Fungsi_Write
Sub Main()
'penggunaan fungsi write
Console.Write("Kalimat
pertama ")
Console.Write("Kalimat
kedua")
Console.ReadKey()
End Sub
End Module
Screenshot program:
Hasil Eksekusi Program:
Kalimat pertama Kalimat
kedua
Menampilkan Output
Program pada Layar dengan Fungsi WriteLine
Source code:
Module Fungsi_WriteLine
Sub Main()
'penggunaan fungsi
writeline
Console.WriteLine("Kalimat
pertama")
Console.WriteLine("Kalimat
kedua")
Console.ReadKey()
End Sub
End Module
Screenshot program:
Hasil Eksekusi
Program:
Kalimat pertama
Kalimat kedua
Fungsi Write dan WriteLine pada Visual Basic 2010 (PRE)
Selasa,07Agustus Diposting oleh Bita Gadsia (Princess Azoka) di 10.21 Label: fungsi write, fungsi writeLine, programming vb, visual basic 2010
Fungsi Write dan WriteLine pada Visual Basic 2010 (PRE)
Jika pada pemrograman C++, fungsi
output (fungsi yang digunakan untuk menampilkan output program pada layar)
adalah fungsi printf(). Sedangkan untuk operasi inputan dari keyboard yang
biasa digunakan adalah fungsi scanf(). Berbeda lagi dengan java programming
yang menggunakan fungsi System.out.print atau System.out.println untuk
menampilkan outputnya. Menanggapi hal tersebut, seorang programmer dituntut
untuk dapat menguasai beberapa jenis bahasa pemrograman dalam bekerja nanti. Detail
dan setiap jenis perbedaan dalam elemen-elemen dasar masing-masing bahasa
pemrograman, pantasnya harus diketahui. Seperti dalam vb 2010, untuk
menampilkan output ke layar fungsi yang digunakan sudah berbeda lagi yakni fungsi
Write dan WriteLine. Tidak jauh berbeda dengan fungsi output pada pascal yang
menggunakan fungsi write dan writeln. Hal ini sebenarnya tidak perlu
dipusingkan namun juga tidak boleh terlalu diremehkan. Seorang programmer harus
selalu meningkatkan skill programming-nya agar prestasi dalam bekerja dapat
berjalan maksimal. Banyak saya mendengar profesional IT banyak mengeluh dengan
lulusan-lulusan Teknik Informatika sekarang yang masih jauh memenuhi standard
ketika mereka diuji. Mereka harus mengajari dari awal malah. Para lulusan juga
banyak yang gagal masuk perusahaan dengan anggapan bahwa kriteria yang
ditawarkan terlalu banyak. Nah jika sudah
begini, perusahaan yang terlalu banyak permintaan atau programmer yang kurang
skill?
Hmm..mending daripada beribet, langsung check out aja yuk ke artikel
saya selanjutnya mengenai fungsi Write dan WriteLine pada Visual Basic 2010
dengan klik disini.
Langganan:
Postingan (Atom)